Manajemen adalah ilmu dan seni yang mengatur proses pemanfaatan sumber
daya manusia dan sumber-sumber daya lainnya secara efektif dan efisien
untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Manajemen terdiri dari enam unsur
(6M) yaitu : Men, Money, Methods, Materials, Machine, dan Markets.
Unsur
manusia berrkembang menjadi suatu bidang ilmu manajemen yang disebut
Manajemen Sumber Daya Manusia yang merupakan terjemahan dari Man Power
Manajement. Manajemen yang mengatur unsur manusia ada yang menyebutnya
Manajemen Kepegawaian dan Manajemen Personalia (Personal Manajement).
Manajemen
Sumber Daya Manusia adalah suatu bidang manajemen yang mempelajari
hubungan dan peranan manusia dalam organisasi perusahaan. Unsur
Manajemen Sumber Daya Manusia adalah manusia yang merupakan tenaga kerja
pada perusahaan. Dengan demikian fokus yang dipelajari Manajemen Sumber
Daya Manusia ini hanyalah masalah yang berhubungan dengan tenaga kerja
manusia saja.
Manusia selalu berperan aktif dan dominan dalam
setiap kegiatan organisasi, karena manusia menjadi perencana, pelaku dan
penentu terwujud tujuan organisasi. Tujuan tersebut tidak mungkin
terwujud, tanpa peran aktif karyawan bagaimanapun canggihnya alat-alat
yang dimiliki perusahaan tersebut. Alat-alat canggih yang dimiliki
perusahaan tidak ada manfaatnya bagi perusahaan jika peran aktif
karyawan tidak diikutsertakan. (Dr. Suwanto, 2001: 2)
Peranan
MSDM diakui sangat menentukan bagi terwujudnya tujuan. Tetapi untuk
mengatur unsur manusia ini sangat sulit dan rumit, karena manusia
mempunyai fikiran, perasaan, keinginan, status dan sebagainya yang tidak
bisa diatur sepenuhnya oleh organisasi seperti mesin, uang atau
material tetapi harus diatur oleh teori-teori manajemen yang memfokuskan
mengenai pengaturan peran manusia dalam mewujudkan tujuan yang optimal.
Tenaga
kerja manusia selain mampu, cakap dan terampil, juga tidak kalah
pentingnya keamanan dan kesungguhan mereka untuk bekerja efektif dan
efisien. Kemampuan dan kecakapan kurang berarti bila tidak diikuti moral
kerja dan kedisiplinan pegawai dalam mewujudkan tujuan.
Manfaat perencanaan SDM
Manfaat dari adanya perencanaan SDM ini tentunya sangat penting bagi
organisasi atau perusahaan. Apa saja itu? Simak selengkapnya berikut
ini:
- Meningkatkan efektifitas dan efisiensi pendayagunaan SDM
Pada saat tahun berjalan mungkin sudah terjadi kasak kusuk di
belakang mengenai kinerja salah satu karyawan perusahaan yang kurang
maksimal dan sebaiknya diganti dengan orang lain saja. jika anda sebagai
pihak manajer perusahaan maka jangan abaikan hal ini karena anda memang
harus mengevaluasi lagi SDM yang anda gunakan tersebut. Inilah yang
dimaksud dengan efektivitas dan efisiens pendayagunaan SDM supaya SDM
dapat ditempatkan pada jabatan dan posisi yang sesuai dengan
kemampunannya supaya tidak menimbulkan konflik atau penurunan kinerja
dalam perusahaan. Dengan adanya perencanaan SDM ini perusahaan dapat
mencapai tujuannya dengan lebih optimal da maksimal.
- Meningkatkan penghematan biaya
Biaya merupakan salah satu komponen penting yang ada di dalam
perusahaan dan harus diperhatikan dengan betul karena jika ada yang
salah mengenai biaya atau beban ini bisa membuat perusahaan mengalami
masalah keuangan serius. Hal ini juga berkaitan dengan perencanaan SDM.
Jadi ketika hendak berencana merekrut pegawai baru maka sebaiknya
terlebih dahulu dilakukan promosi kenaikan jabatan dan penghentikan
jabatan pada beberapa posisi supaya tidak terlalu banyak SDM yang ada di
dalam perusahaan. Hal ini juga akan membuat penghematan biaya gaji pada
perushaan tersebut.
- Meningkatkan perilaku proaktif
Dengan adanya perencanaan SDM ini tentunya akan membuat pegawai
perusahaan menjadi proaktif dikarenakan para pegawai ini akan melakukan
hal yang semaksimal mungkin dalam kinerjanya supaya dirinya tidak
diganti atau supaya bisa mendapatkan promosi jabatan. Hal ini juga akan
membuat pegawai menjadi proaktif namun tidak reaktif sehingga suasana
dalam perusahaan akan menjadi lebih sehat dan kondusif.
- Memastikan kebutuhan SDM yang kompeten
Melalui perencanaan SDM akan membuat proses penempatan pegawai
menjadi lebih tepat pada kemampuannya sehingga perusahaan dapat
menjalankan kemampuannya dengan baik untuk mencapai tujuan bersama. Ini
juga diperlukan bagi pihak manajemen supaya bisa mengenali pegawainya
dengan baik.
- Mendorong terbangunnya sistem informasi SDM yang akurat
Perencanaan SDM ini juga akan memberikan sistem informasi yang akurat
dan tepat bagi perusahaan sehingga setiap pegawai yang memiliki masalah
atau kekurangan dapat di atasi dengan baik. begitu pula dengan pegawai
yang memiliki kompetensi lebih baik dari yang lain juga bisa diberikan
bagian yang lebih baik.
- Meningkatkan koordinasi antar SDM
Ini juga merupakan salah satu manfaat yang sangat penting dari adanya
perencanaan SDM ini. ya karena dengan ini masing-masing atasan paling
tidak selevel supervisor mampu mengenal pegawai lain dari divisi yang
berbeda dan ini akan lebih mudah untuk mengkoordinasikan antar divisi
dengan baik sehingga tujuan perusahaan bisa tercapai lebih optimal tanpa
adanya miss komunikasi antar divisi. Meskipun terlihat sepele namun ini
kerap kali menjadi masalah dimana ada miss komunikasi antar divisi
dalam peruhsaan.
artikel terkait:
- Menciptakan suasana kebersamaan
Dalam pelaksanaan perencanaan SDM juga menuntut adanya kematangan
emosi, sikap dan nilai antar masing-masing SDM sehingga perlu adanya
toleransi di dalamnya. ini akan membantu mencciptakan suasana
kebersamaan yang lebih kondusif dalam pekerjaan.
Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa sebaiknya
menggunakan SDM yang sesuai dengan kemampuan dan kualifikasi untuk
menempati jabatannya masing-masing. dengan ini tujuan perusahaan dapat
dicapai lebih mudah bersama-sama.
DAFTAR PUSTAKA
https://manfaat.co.id/manfaat-perencanaan-sdm (diambil pada 16 januari 2019, 20:45 WIB)
http://dewiramli.blogspot.com/p/manajemen-sdm.html (diambil pada 16 januari 2019, 20:35 WIB)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar